Les Privat Pekanbaru
Jadi Les Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan guru privat yang langsung datang ke rumah Anda di pekanbaru. Guru privat yang kami sediakan profesional, bersahabat dan berpengalaman dalam mengajar di bidangnya. Dengan
Les Privat Pekanbaru
Jadi Les Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan guru privat yang langsung datang ke rumah Anda di pekanbaru. Guru privat yang kami sediakan profesional, bersahabat dan berpengalaman dalam mengajar di bidangnya. Dengan
Les Privat Taman Kanak-Kanak (TK) di Pekanbaru
Jadi Les rivat menyediakan program Les Privat Taman Kanak-Kanak (TK) di Pekanbaru ,bagi para orang tua yang memiliki anak yang belum sekolah maupun sedang belajar di TK.
Les Privat Sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru
Jadi Les Privat menyediakan program Les Privat Sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru, bagi para orang tua yang memiliki anak sedang belajar di bangku SD.
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Jadi Les Privat menyediakan program Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru, bagi para orang tua yang memiliki anak sedang belajar di bangku SMP.
Saturday, 14 May 2016
Pentingnya Proses Pembentukan Karakter Pada Anak
Wednesday, 11 May 2016
Membuat Puzzle-Alat Permainan Edukatif sendiri
Peralatan : Gunting, Lem
Cara :
Potong kardus menjadi bentuk geometri tertentu untuk digunakan sebagai alasnya,
Gunting gambar, lalu tempelkan ke bagian karton yang tidak bergambar
Buatlah pola potongan puzzle dan gunting sesuai pola tersebut. (sesuaikan dengan usia anak)
Tips:
Buatlah alas bentuk geometri yang ingin anda kenalkan kepada anak
Biarkan anak memilih gambar yang mereka sukai (atau anda bisa mencari gambar sesuai dengan tema yang anda pilih sebelumnya, namun tetap biarkan anak memilih)
Biarkan anak menggunting gambar untuk melatih jari-jari tangannya, lalu menempelkan ke karton.
Kenalkan kosa kata yang berkaitan dengan gambar yang mereka pilih
Misal anak memilih gambar nyamuk.
Rangsang anak sambil berdialog (bisa juga dalam rangka menuansakan agama)
Alhamdulillah, kakak sudah memilih gambar Nyamuk, serangga ciptaan Allah yang disebut dalam Al-Qur’an, jangan lupa sebelum memulai bermain mengucapkan Basmallah dan doa.
Berikan informasi yang berkaitan dengan nyamuk misal : bagian tubuh nyamuk, penyakit yang disebabkan nyamuk (Secara singkat dan jelas).
Firman Allah : Q.S. Al-Baqarah:26 yang artinya “Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan : “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tiada ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang fasik”
Saturday, 7 May 2016
Melamun, Otak Tidak Seimbang
Tuesday, 3 May 2016
Mengajari Berbagi Pada Anak
1. Mainan bergilir, Konsep bermain dengan suatu benda secara bergiliran lebih mudah dipahami anak balita daripada konsep berbagi mainan. Gunakan timer dan pasang dalam waktu singkat, misalnya 1-2 menit. Biarkan balita bermain suatu benda secara giliran dengan temannya. Dia akan membiarkan temannya bermain dengan benda tersebut karena dia tahu bahwa benda itu akan kembali padanya setelah waktu bermain temannya itu habis. Jangan lupa memuji anak, misalnya dengan mengatakan, “Wah, baik sekali kamu meminjamkan Nia bonekamu.” Jika tidak ada orang lain, jadikan diri Anda sebagai teman berbagi untuknya.
2. Bermain peran, Tunjukkan pada anak bahwa dengan mau berbagi dia mendapatkan jalinan pertemanan yang erat dan menyenangkan.
Dokter-dokteran. Ajak salah satu teman anak untuk bermain bersamanya. Jadikan boneka sebagai pasien yang harus dibawa ke rumah sakit. Minta si kecil berperan sebagai ibu si pasien untuk memberikan bonekanya pada temannya yang berperan sebagai dokter untuk diperiksa. Setelah selesai, minta temannya memberikan kembali boneka pada anak.
Bengkel mobil. Bila mainannya berupa mobil-mobilan, katakan pada anak jika mainannya ada kerusakan dan harus dibawa ke bengkel; minta dia memberikan mobilnya pada temannya yang berperan sebagai mekanik untuk dibetulkan. Setelah selesai, minta temannya untuk memberikan kembali mobil-mobilan itu pada si kecil.
Play date. Anak sering berkesempatan bermain bersama teman sebayanya akan banyak belajar tentang manfaat berbagi. Rancanglah play date, yakni kegiatan bermain bersama di suatu tempat yang sudah ditentukan. Waktunya jangan terlalu lama. Biarkan anak asyik bermain bersama teman-temannya. Awasi mereka dalam jarak tertentu.
3. Bermain di playground, Jadwalkan kunjungan rutin ke sebuah taman atau playground. Mainan-mainan di sana merupakan milik bersama sehingga situasinya mendukung anak untuk belajar berbagi. Namun jikakondisinya berubah, misalnya anak berebut mainan dengan anak lain, alihkan perhatiannya pada hal lain atau mengajaknya pulang. –bisa didrop
4. Menginap di tempat saudara, Sesekali, ajak anak menginap di rumah salah satu sepupunya yang sebaya. Balita berkesempatan belajar berbagi, misalnya berbagi makanan, mainan atau buku yang dia bawa dengan benda serupa milik sepupunya. Jika mungkin, biarkan mereka tidur satu tempat tidur.
5. Pinjam mainan atau buku, Setiap anak memiliki mainan yang sangat spesial dan ia tak ingin meminjamkannya pada orang lain. Jika Anda ingin mengajari anak berbagi dengan cara pinjam meminjam mainan atau buku dengan anak tetangga, pisahkan dahulu mainan spesial balita dalam sebuah kotak atau lemari tertutup sebelum temannya datang. Katakan pada anak bahwa mainan dalam kotak adalah mainan yang tidak ingin dia pinjamkan pada temannya. Sebaliknya, mainan di luar kotak adalah mainan yang anak tak keberatan meminjamkannya pada teman.
6. Peduli Musibah, Anak bisa belajar memberi perhatian dan berbagi pada orang lain ketika Anda mengajaknya berpartisipasi membantu masyarakat yang tertimpa musibah dengan, misalnya:
Menyumbangkan sebagian uang jajan atau uang pemberian orang (angpao), baju, baju seragam atau buku bekas layak pakai, alat tulis, serta mainan yang bersifat mendidik pada beberapa badan atau yayasan amal.
Mengikutsertakan anak saat membagikan sumbangan tersebut, jika kondisi memungkinkan. Selain bisa merangsang kepekaan si kecil dalam menghayati dan memahami perasaan orang lain yang tertimpa musibah, Anda juga dapat menjelaskan dan mengajarkan padanya bagaimana sebaiknya ia bersikap kala menghadapi orang yang sedang tertimpa musibah.
Tuesday, 26 April 2016
Ciri Khas Peserta Didik
Jadi Les Privat-Peserta
didik berstatus sebagai subjek didik.Pandangan modern cendrung menyebutnya
demikian oleh karena peserta didik (tanpa pandang usia) adalah subjek atau
pribadi yang otonom ,yang ingin di akui keberadaannya.Selaku pribadi yang
meiliki ciri khas dan otonomi,ia ingin mengembangkan diri secara terus menerus
guna memecahkan masalah-masalah hidup yang di jumpai sepanjang hidupnya.Wednesday, 17 February 2016
Waspadai Maraknya Video Porno Anak Online
Modus jaringan penyedia video porno adalah mengelabui petugas keamanan yang sering melakukan patroli di dunia maya, salah satunya dengan menyamarkan alamat situs atau menggunakan nama situsnya/merubah keyword tidak berbau pornografi. Menurut catatan Tim Cyber Crime, setiap menitnya ada sekitar 28 ribu situs dan konten berbau pornografi bermunculan di dunia maya. Konten tersebut berasal dari dalam dengan porsi 5% dan paling banyak dari luar negeri sekitar 95%. Konsumen video porno online berawal dari keinginan melihat situs porno, kemudian mencoba untuk lebih serius lagi dengan berselancar dan men-download situs porno dan selebihnya akan menjadi ketagihan, selanjutnya terlibat dalam transaksi jual beli video. Dari sinilah industri situs porno terus berkembang.
Data lain yang lebih mencengangkan adalah pengelola situs video porno berhasil meraup keuntungan sekitar 2 juta rupiah dari setiap pengedarannya. Bisnis hitam ini sangat menggiurkan karena setiap calon member yang ingin men-download video porno cukup membayar dengan melakukan transfer paling kecil Rp 30 ribu rupiah untuk dapat men-download sekitar 100 video, sedangkan untuk transfer sebesar Rp 800 ribu dapat mendownload sepuasnya dan menjadi member ultimate atau tidak terbatas.
Berdasarkan investigasi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), ditemukan jaringan bisnis ini telah menyebar ke berbagai daerah seperti Makassar, Medan, dan Bandung. Kota-kota tersebut kerap dijadikan dan dianggap sebagai sasaran empuk peredaran video porno, karena perkembangan remaja di kota besar tersebut dan sudah tersentuh dengan teknologi internet.
Menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, transaksi dan melakukan download video porno dimasukkan dalam kategori penyebarluasan video pornografi dan bisa dikenakan sanksi ancaman pidana, dengan sanksi hukuman paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 6 miliar. Menurut Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 52 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan sanksi hukuman maksimal 8 tahun atau denda paling banyak 1 miliar. Selain itu, pelaku juga terancam dikenakan pasal 3, 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 28/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang mengingat penggunaan transaksi pengelola situs pornografi anak di bawah umur telah mencapai angka transaksi ratusan juta rupiah.
Mencermati informasi diatas, dihimbau kepada para orang tua, guru, para pendidik, agar menjaga anak-anaknya dari perilaku menyimpang dengan terus mendampingi anak, dan mengajarkan pendidikan seks pada usia dini, agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat merusak masa depannya. Apabila masyarakat terdapat aduan atau menemukan situs porno agar segera melaporkan ke pihak berwenang, yaitu Kementerian Komunikasi dan Informasi, ke alamat email aduankonten@mail.kominfo.go.id. (*)
Dampak Negatif Video Porno Bagi Psikologi Anak
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Apakah dampak beredarnya video porno bagi remaja?
- Bagaimana dampak video porno pada psikologi anak?
- Apakah solusi terbaik bagi beredarnya video porno dikalangan remaja?
- Tujuan Penulisan
- Agar kita lebih mengetahui dampak dari beredarnya video porno.
- Agar orang tua lebih bisa menjaga dan membimbing anaknya supaya tidak terjerumus ke dalam hal-hal negative.
- Supaya para orang tua dapat mencari solusi yang tepat dalam menangani masalah dampak video porno.
- Pengertian Psikologi
- Arthur S. Reber. Definisi Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut :
- Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas Pengembangan dan pembaharuan kurikulum
- Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif Penyenggaraan pendidikan keguruan
- Menurut Muhibbin Syah, Definisi psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin psikologi yang terjadi dalam dunia pendidikan.
- Sementara itu menurut Psikologi pendidikan juga merupakan sub disiplin ilmu psikologi. Psikologi pendidikan dideskripsikan oleh L. Thorndike pada tahun 1903 sebagai “middlemen mediating between the science of psychology and the art of teaching”. Dalam banyak studi, secara singkat, psikologi pendidikan merupakan suatu disiplin ilmu yang mengaplikasikan ilmu psikologi dalam dunia belajar dan guru.
- Pertama adalah psikologi yang mempelajari segala sesuatu tentang pikiran dan perilaku manusia serta hubungannya dengan manusia. Tentu saja tidak hanya mempelajari manusia dalam kesendiriannya, melainkan juga mempelajari manusia dalam hubungannya dengan manusia lain.
- Kedua adalah pendidikan itu sendiri atau lebih khusus adalah sekolah. Jadi, sebagai sebuah subdisiplin ilmu sendiri dalam psikologi, psikologi pendidikan memfokuskan diri pada pemahaman proses pengajaran dan belajar yang mengambil tempat dalam lingkungan formal.
- Proses perkembangan siswa – proses ini tentu saja harus disadari oleh individu yang bekerja dalam pendidikan. Perkembangan siswa – terlebih dalam ranah cipta – dengan segala variasi dan keunikannya merupakan modal siswa untuk belajar, apapun halnya.
- Cara belajar siswa – dalam hal ini berkaitan pula dengan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam belajar.
- Cara menghubungkan belajar dan mengajar
- Pengambilan keputusan untuk pengelolaan proses belajar mengajar.
- Dampak Negatif Video Porno Bagi Psikologi Anak
- Solusi Bagi Permasalahan Dampak Video Porno
- Kesimpulan
- Saran
Wednesday, 16 December 2015
INFO LOWONGAN KERJA LES PRIVAT ONLINE
Jadi Les
Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan Guru privat yang
langsung datang ke rumah dan Les Privat Online diseluruh indonesia yang
berpusat dikota pekanbaru .Untuk saat ini kami banyak membutuhkan tenaga pengajar les privat online(Bimbingan Belajar Online) untuk mengajar Les Privat Online jenjang pendidikan SMP , SMA/SMK dan UMUM dengan kriteria sebagai berikut :
2. Mampu mengajar dengan sangat baik.
3. Memahami teori dan mampu mempraktekannya dengan lancar sesuai dengan kompetensinya.
4. Memiliki pengalaman dalam mengajar minimal satu tahun.
5 Diutamakan tinggal di PEKANBARU.
6 Mempunyai Laptop sendiri dan Menguasai komputer minimal MS. OFFICE (media sosial). .
7. Lebih diutamakan bisa membuat E-Book,Video dan modul.
8. Pernah mengajar les privat lebih diutamakan.
9. Mampu bekerja secara tim.
Bagi yang memenuhi persyaratan diatas silahkan kirimkan Surat lamaran, KTP, CV, ijazah terakhir, transkip nilai, pas photo, Photo berbentuk file JPG dan surat pendukung lainnya ke alamat berikut :
Jadi Les Privat
Jl. Kasah Gg.Salempayo No. 1A Tangkerang Tengah,
Marpoyan Damai PEKANBARU - RIAU
Telphone : 0761- 8403147
Hp : 0812 7676 3188
Pin BBM : 56BBF925
WhatsApp : 0812 76763188
website : www.jadilesprivat.com
Email : jadiprivat@gmail.com
Monday, 12 October 2015
Bermain Sambil Belajar
Mengajak anak untuk senantiasa belajar rutin bukanlah pekerjaan yang mudah. Biasanya anak akan banyak mencari alasan agar tidak disuruh belajar. Bilang capeklah, ngantuklah, bosanlah dan aneka alasan lain yang diberikan agar anak terbebas dari beban belajar. Yang mesti diketahui bahwa dunia anak-anak ya begitu. Maunya bermain dan menghabiskan waktu dengan bersenang-senang. Makanya untuk menghadapinya ada istilah sekolah bermain sambil belajar. Si anak tetap bermain namun secara tidak sadar sesungguhnya ia sedang belajar.
Anak tidak mau belajar biasanya dikarenakan metode yang dipakai masih memakai metode memerintah, seakan-akan orangtua memiliki hak penuh atas anak dan para orangtua bersikap otoriter dan orangtua yang paling mengerti. Padahal konsep pemaksaan kemauan orangtua belum tentu sejalan dengan kemauan anak sehingga yang terjadi adalah pemberontakkan dan penolakkan yang dilakukan oleh si anak. Bagaimana tidak memberontak, anak di sekolah itu sudah memakai gaya belajar, menulis membaca dan menyimak materi dari sang guru. Setelah seharian diisi pembelajaran di sekolah maka yang terjadi adalah timbul rasa jenuh. Rasa jenuh ini akan semakin menjadi karena di rumah disuruh begitu lagi (belajar) sama orangtua, tentunya anak akan bosan sehingga yang dibutuhkan anak adalah penyegaran untuk otaknya.
Sebagai contoh ada beberapa anak yang memiliki daya belajar sangat rendah. Para orangtua sudah berusaha untuk menyuruhnya belajar namun tetap tidak berhasil. Hal yang seharusnya dilakukan adalah memberikan pendekatan terlebih dahulu kepada anak. Ternyata setelah didekati anak tersebut memiliki potensi yang sangat luar biasa. Misalnya, ternyata si anak hafal dengan seluruh pemain salah satu klub terkenal di Eropa. Tapi memang kebetulan si anak suka dengan olahraga. Si anak tersebut hafal dengan nama pemain utama dan cadangan serta nomor punggungnya. Bahkan anak juga tahu siapa nama pelatih dan nama asisten pelatihnya. Setelah dipikir lebih jauh ternyata si anak ini memang memiliki bakat yang luar biasa. Kalau soal pemain saja hafal tentunya soal pelajaran juga harus hafal, tinggal cara pendekatan yang dipakai agar si anak menyukai pelajaran tersebut. Biasanya karena orangtua salah dalam memberikan pengarahan kepada anak sehingga belajar bagi anak adalah sesuatu yang membosankan.
Lalu bagaimanakah caranya agar anak mau semangat belajar?
Berikut tips dan cara sederhana agar anak mau belajar
1. Para orangtua sebaiknya memahami tentang konsep belajar
Konsep belajar ini sebaiknya dipahami dan dimengerti oleh para orangtua. Karena konsep orangtua akan berbeda dengan konsep anak. Kalau orangtua pasti sudah paham betul tentang manfaat belajar, kalau anak ya pastinya akan berbeda. Para anak yang sudah seharian di sekolah pasti akan merasa bosan dengan pelajaran yan telah diberikan oleh gurunya. Maka hal terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan suasana yang berbeda agar anak tidak jenuh. Carilah dan berikan hal yang baru kepada anak agar anak tetap semangat mau belajar.
2. Orangtua menyesuaikan gaya belajar anak
Tiap anak memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda. Ada yang senang dengan metode belajar A dan ada juga anak yang senang dengan gaya belajar B. Lalu anak kita suka dengan gaya belajar model apa? Setidaknya ada 3 gaya belajar anak. Apa saja gaya belajar anak? Berikut gaya belajar anak berdasarkan sifat dan karakternya
a. Gaya belajar visual
Ada beberapa ank yang menyukai gaya belajar dengan metode visual yaitu gaya belajar dengan senang membaca daripada belajar dengan metode interaktif atau tanya jawab. Anak akan lebih mudah untuk menyerap dan mengingat pelajaran dengan gaya membaca. Kalau diberi metode lain anak akan cepat merasa bosan.
b. Gaya belajar Auditori
Gaya belajar auditori yaitu gaya belajar anak dengan metode interaktif yaitu tanya jawab dan berdiskusi. Ada beberapa anak yang menyukai dengan metode auditori. Lebih menarik dan tidak membosankan karena ada komunikasi dua arah sehinga anak tidak akan jenuh. Apabila anak anda suka dengan metode ini maka kita bisa mengajari anak belajar dengan memberikan ribuan pertanyaan kepada anak. Banyak buku yang berisi kumpulan soal, dan metode ini bisa kita praktekkan kepada anak.
c. Gaya belajar Kinestetik
Anak yang bertipe kinestetik akan cepat merasa bosan apabila belajar dengan hanya berdiam di ruangan. Anak butuh suasana yang bebas dan menyenangkan. Untuk anak yang tipe kinestetik maka orangtua bisa memberikan suasana yang menyenangkan, bisa dengan belajar sambil rekreasi.
Para orangtua sebaiknya memahami terlebih dahulu kondisi anak. Setelah itu maka orangtua bisa memberikan pendekatan kepada anak agar mau belajar dan tetap semangat.
3. Memberikan penghargaan terhadap prestasi anak
Salah satu cara agar menjaga anak untuk tetap semangat belajar maka para orangtua sebaiknya memberikan hadiah atau pujian ketika anaknya berprestasi karena rajin belajar. Dengan cara yang sederhana ini merupakan bentuk kasih sayang dan rasa peduli kepada anak, sehinga anak akan merasa diperhatikan.
Itulah beberapa tips dan cara singkat agar anak semangat belajar. Belajar dan mengulang pelajaran di sekolah akan sangat membantu prestasi anak di sekolah. Kita sebagi orangtua juga harus bisa memberikan contoh di hadapan anak. Bisa dengan menkondisikan suasana agar anak tetap semangat belajar. Misalnya ketika jam belajar, segala fasilitas hiburan dimatikan terlebih dahulu. Bukannya anak belajar, orangtuanya malah enak-enakkan menonton televisi. Semoga tips dan cara sederhana ini bisa membantu agar anak tetap semangat dan senang belajar.
Semoga bermanfaat...!!!
Jadi Les Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan guru privat yang langsung datang ke rumah anda di pekanbaru dan sekitarnya. Guru Les Privat yang kami sediakan profesional, bersahabat dan berpengalaman dalam mengajar di bidangnya.
Bagi anda yang ingin mendaftar les privat dikota pekanbaru dan sekitarnya, caranya sangat mudah anda tinggal isi formnya klik disini.Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis, adapun pembayaran biaya les privat dilakukan awal bulan via transfer ke rekening owner Jadi Les Privat.Untuk detail besarnya biaya per pertemuan bisa anda klik di Biaya les privat.
Untuk lebih jelasnya anda bisa hubungi Kantor Pusat Jadi Les Privat untuk informasi les privat didaerah anda,karena kami mempunyai kantor perwakilan cabang didaerah anda.
|
Friday, 9 October 2015
Tips Agar Anak Cerdas Sejak Bayi
Semua Mama pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi
tahukah Anda, 4 hal ini tidak hanya baik tapi juga dapat membuat anak
lebih cerdas dan sehat sejak bayi? Ayo Ma, Anda bisa mencetak sang juara!
1. Bicara dengan cerdas
Ajak bayi Anda bicara sesering mungkin
Menurut Dr.Jean Ashton –pengajar dan pemerhati pendidikan anak usia dini dari Universitas Sydey, Asutralia, mengajak bayi bicara bukan hanya terbatas pada memuji, mengeluarkan kata-kata lucu atau memanggil-manggil namanya.
“Ajak bayi Anda bicara dan belajar juga menjadi pendengar yang baik untuknya. Bayi mungkin belum bisa menjawab dengan kata-kata, namun mereka pandai merespon melalui ekspresinya. Respon ini yang perlu diperhatikan dan dihargai sebagai bentuk awal bayi belajar berkomunikasi dengan lingkungannya.”
Anda juga dapat mengajak bayi berbicara cerdas dengan memanggil namanya, menanyakan sesuatu, menjelaskan hal sesuai logika serta menggunakan kalimat lengkap.
2. Ikut bermain
Masih menurut Dr. Ashton, keterlibatan Mama saat anak bermain dapat megajarkan cara bermain yang seharusnya. Kegiatan ini juga akan membantu mempercepat proses belajar anak, mengembangkan potensi sosialnya, mengenali kemampuan atau bakat, minat, hingga kebutuhan emosionalnya.
3. Bacakan cerita
Tidak ada kata terlalu dini untuk mulai membacakan cerita untuk anak. Seperti yang dikatakan Dr.Rosmarie Truglio, seorang ahli pendidikan, “Membaca dapat menumbuhkan kecintaan anak pada buku, meningkatkan kemampuan kosakata serta membantu mengembangkan keterampilan berbahasa.”
4. Bernyanyilah!
Pilih lagu yang memiliki syair berima, memiliki nada-nada atau bunyi-bunyi unik serta membuat Anda bergerak. Cicak-cicak di dinding, hap! Mudah, bukan? “Ini cara yang sangat menyenangkan untuk mengajak anak mempelajari beragam bunyi dan menamabah perbendaharaan kata. Anak juga akan terdorong untuk ikut bergerak dan bergembira.
Semoga bermanfaat...!!!
Jadi Les Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan guru privat yang langsung datang ke rumah anda di pekanbaru dan sekitarnya. Guru Les Privat yang kami sediakan profesional, bersahabat dan berpengalaman dalam mengajar di bidangnya.
Bagi anda yang ingin mendaftar les privat dikota pekanbaru dan sekitarnya, caranya sangat mudah anda tinggal isi formnya klik disini.Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis, adapun pembayaran biaya les privat dilakukan awal bulan via transfer ke rekening owner Jadi Les Privat.Untuk detail besarnya biaya per pertemuan bisa anda klik di Biaya les privat.
Untuk lebih jelasnya anda bisa hubungi Kantor Pusat Jadi Les Privat untuk informasi les privat didaerah anda,karena kami mempunyai kantor perwakilan cabang didaerah anda.
|
Friday, 25 September 2015
Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak
- Anak mempunyai hak untuk hidup.
Kewajiban orangtua terhadap anaknya tetap bisa hidup, meski dalam keadaan bagaimanpun, sesulit apapun ekonomi dalam keluarga, jangan sampai kehidupan anak terabaikan. Sering kita lihat bahwa anak pendapat perlakuan yang tidak sesaui. Orang tua sering mengabaikan kewajibannya terhadap anak-anaknya, bahkan terdapat kasus yang sering menimpa anak yang mengakibatkan anak itu meninggal.
‘Janganlah kamu membunuh anak anakmu karena takut miskin. Kami akan memberikan rizqi kepadamu dan kepada mereka.’ ( QS. Al-An’am: 151)
Kemudian dalam satu hadist nabi yang di riwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari abdullah bin Mas`ud Ra. Aku pernah bartanya, Ya Rasulullah, Dosa apa yang paling besar? Kemudian nabi bersabda “ kamu menyekutukan allah padahal dialah yang telah menciptakan kamu , kemudian apalagi tanyaku lagi, beliau menjawab “kamu membunuh anak-anak kamu karena kamu takut ia makan bersamamu,
Dari ayat tersebut sangat jelas bahwa orang tua mempunyai kewajiban agar anak tetap bisa hidup betapapun susahnya kondisi ekonomi orang tua, dan mereka berdosa jika mereka mengabaikan anak-anak mereka. Ayat itu juga memberi jaminan kepada kita bahwa Allah pasti akan memberikan rejeki baik kepada orang tua maupun anak, asalkan mereka berusaha dan tawakal.
- Menyusui.
Wajib atas seorang ibu menyusui anaknya yang masih kecil, sebagaimana firman Allah yang artinya :
“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” (QS AI Baqarah: 233)
Air susu dalam beberapa hari kelahiran mempunyai beberapa kelebihan, antara lain mengandung zat antibody yang sangat diperlukan oleh bayi. Bayi yang memperoleh air susu jenis ini akan mempunyai daya kekebalan tubuh yang lebih baik. Seorang ibu diwajibkan untuk menyusui anaknya sampai 2 tahun penuh, kecuali ada alasan syari. Menyusui anak sampai dua tahun ini akan menumbuhkan pengaruh positif terhadap sang anak baik secara fisik maupun secara mental.
- Memberi Nama yang Baik.
Dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya kewajiban orang tua dalam memenuhi hak anak itu ada tiga, yakni:
pertama, memberi nama yang baik ketika lahir.
Kedua, mendidiknya dengan al-Qur’an dan ketiga, mengawinkan ketika menginjak dewasa.” Rasulullah saw diketahui telah memberi perhatian yang sangat besar terhadap masalah nama. Kapan saja beliau menjumpai nama yang tidak menarik (patut) dan tak berarti, beliau mengubahnya dan memilih beberapa nama yang pantas. Beliau mengubah macam-macam nama laki-laki dan perempuan. Seperti dalam hadits yang disampaikan oleh Aisyah ra, bahwa Rasulullah saw biasa merubah nama-nama yang tidak baik. (HR. Tirmidzi).
Berkenaan dengan nama-nama yang bagus untuk anak, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kamu sekalian, maka perbaguslah nama kalian.” (HR.Abu Dawud) Pemberian ‘nama yang baik’ bagi anak adalah awal dari sebuah upaya pendidikan terhadap anak anak.
Ada yang mengatakan; ‘apa arti sebuah nama’. Ungkapan ini tidak selamanya benar. Islam mengajarkan bahwa nama bagi seorang anak adalah sebuah do’a. Dengan memberi nama yang baik, diharapkan anak kita berperilaku baik sesuai dengan namanya. Adapun setelah kita berusaha memberi nama yang baik, dan telah mendidiknya dengan baik pula, namun anak kita tetap tidak sesuai dengan yang kita inginkan, maka kita kembalikan kepada Allah s.w.t. Nama yang baik dengan akhlaq yang baik, itulah yang kita harapkan.
Nama yang baik dengan akhlaq yang buruk, tidak kita harapkan. Apalagi nama yang buruk dengan akhlaq yang buruk pula. Celaka berlipat ganda. - Mengaqiqahkan Anak
Menurut keterangan A. Hasaan ‘aqiqah adalah; ‘ menyembelih kambing untuk (bayi) yang baru lahir, dicukur dan diberi nama anak itu, pada hari ketujuhnya. Rasulullah s.a.w. bersabda;
‘Tiap tiap seorang anak tergadaikan dengan ‘aqiqahnya yang disembelih atas namanya ada hari ketujuh kelahirannya, lalu ia di cukur, dan diberi nama. (HR. Ahmad dan Imam yang empat ).
- Memberi makan dan keperluan lainnya
Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warisanpun berkewajiban demikian.
Rasulullah s.a.w. bersabda;
‘Cukup berdosa orang yang menyia nyiakan ( tanggung jawab) memberi makan keluarganya.’ ( HR Abu Daud ).“... dan kewajiban bagi ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut....” (Qur`an Albaqarah : 233)
- Memberi rizqi yang‘thayyib’.
Rasulullah s.a.w. bersabda; Dari Abu Rafi’ r.a. telah berkata; Telah bersabda Rasulullah s.a.w. ‘Kewajiban orang tua terhadap anaknya adalah mengajarinya tulis baca, mengajarinya berenang dan memanah, tidak memberinya rizqi kecuali rizqi yang baik.’ HR Al Hakim .
- Mendidik anak
Pada suatu kesempatan, Amirul Mukminin Umar bin Khaththab kehadiran seorang tamu lelaki yang mengadukan kenakalan anaknya, “Anakku ini sangat bandel.” tuturnya kesal. Amirul Mukminin berkata, “Hai Fulan, apakah kamu tidak takut kepada Allah karena berani melawan ayahmu dan tidak memenuhi hak ayahmu?” Anak yang pintar ini menyela. “Hai Amirul Mukminin, apakah orang tua tidak punya kewajiban memenuhi hak anak?”
Umar ra menjawab, “Ada tiga, yakni: pertama, memilihkan ibu yang baik, jangan sampai kelak terhina akibat ibunya. Kedua, memilihkan nama yang baik. Ketiga, mendidik mereka dengan al-Qur’an.”
Pendidikan tentang agamaRasulullah s.a.w. bersabda; ‘Tiap bayi dilahirkan dalam kadaan suci ( fithrah Islamy ) . Ayah dan Ibunyalah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nashrany, atau Majusyi. HR Bukhari.
Mendidik anak pada umunya baik laki laki maupun perempuan adalah kewajiban bagi kedua orang tuanya. Dan mendidik anak perempuan mempunyai nilai tersendiri dari pada mendidik anak laki laki. Boleh jadi karena mereka adalah calon Ibu rumah tangga yang bakal menjadi ‘Madrasah’ pertama bagi anak anaknya’. Boleh jadi juga karena kaum wanita mempunyai beberapa keitimewaan atau ke khassan tersendiri., sehingga di dalam Al Qur aan pun terdapat surat An Nisa, tetapi tidak ada surat ‘Ar Rijal’. Wallaahu a’lam. Rasulullah s.a.w. bersabda : ‘Barang siapa mempunyai dua anak perempuan dan dia asuh dengan baik maka mereka akan menyebabkannya masuk sorga. ( HR Al Bukhary )Mengenai kekhassan kaum wanita, antara lain Rasulullah s.a.w. bersabda; ‘Wanita itu bagaikan tulang rusuk. Apabila anda biarkan begitu saja, dia akan tetap bengkok. Namun apabila anda luruskan sekaligus, dia akan patah'.
- Menyediakan tempat tidur terpisah antara laki laki dan perempuan.
Dalam ajaran agama Islam mengejarkan ‘hijab’ sejak dini. Meskipun terhadap sesama Muhrim, karena keluargalah yang pertama sekali memberi pelajaran kepada anak. Bila dalam keluarga tidak mengajarkan sejak dini. Bila telah berusia tujuh tahun tempat tidur mereka harus dipisahkan.
Rasulullah s.a.w. bersabda; ‘Suruhlah anak anakmu sholat bila berumur tujuh tahun dan gunakan pukulan jika mereka sudah berumur sepuluh tahun dan pisahlah tempat tidur mereka ( putra putri ). Maksudnya, kewajiban mendidik anak untuk mengerjakan sholat dimulai setelah anak berumur tujuh tahun. Bila telah berusia sepuluh tahun anak belum juga mau mengerjakan sholat, boleh dipukul dengan pukulan ringan, yang mendidik, bukan pukulan yang membekas atau menyakitkan.
- Kasih Sayang
Hilangkanlah rasa benci pada anak apa pun yang mereka lakukan, do’akan dia selalu, agar menjadi anak yang sholeh, santunilah dengan lemah lembut, shobarlah menghadapi perilakunya yang tidak baik, hadapi segalanya dengan penuh kearifan, jangan mudah membentak apalagi memukul tanpa alasan, tempatkan dia dengan ikhlash pada hati anda, belailah dengan penuh kasih sayang nasehati dengan santun. Satukan hati kita dengan anak anak. Semoga Allah menjadikan mereka ‘ waladun shalihun yad’uu lahu’. Itulah harapan orang tua yang baik.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ;
Seorang datang kepada Nabi s.a.w. dan bertanya; ‘Ya Rasulullah, apakah hak anakku ini? Nabi s.a.w. menjawab;’ Kau memberinya nama yang baik, memberi adab yang baik dan memberinya kedudukan yang baik ( dalam hatimu). ( HR At Tuusy )
Kecintaan orang tua kepada anak tidak cukup dengan hanya memberinya materi baik berupa pakaian, makanan atau mainan dan sebagainya. Tapi yang lebih dari pada itu adalah adanya perhatian dan rasa kasih sayang yang tulus dari kedua orang tua.
- Memberikan pengajaran keterampilan.
Islam memberantas pengangguran. Salah satu penyebab adanya panganguran adalah apabila seseorang tidak mempunyai ketrapilan tertentu. Bila dia punya ketrampilan tertentu, paling tidak bisa melakukan sesuatu yang berguna buat dirinya ataupun orang lain.
Rasulullah s.a.w. bersabda; ‘Mengapa tidak kau ajarkan padanya ( anak itu ) menenun sebagaimana dia telah diajarkan tulis baca?’ ( HR An- Nasai )
Kalimat ‘menenun’ sebagai mewakili jenis jenis ketrampilan yang lain. Artinya tidak terbatas pada menenun saja. Kerajinan tangan apapun selama itu bermanfa’at dan tidak dilarang dalam Agama adalah suatu hal yang ma’ruf.
- Mengarahkan anak
Orang tua wajib mengarahkan anak-anak, serta menekankan mereka untuk memilih kawan, teman duduk maupun teman dekat yang baik. Hendaknya orang tua menjelaskan kepada anak tentang manfaat di dunia dan di akhirat apabila duduk dan bergaul dengan orang-orang shalih, dan bahaya duduk dengan orang-orang yang suka melakukan kejelekan ataupun teman yang jelek. Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mencari tahu setiap keadaan anak, menanyakan tentang teman-temannya. Betapa banyak terjadi seorang anak yang jelek mengajak teman-temannya untuk berbuat kemungkaran dan kerusakan, serta menghiasi perbuatan jelek dan dosa di hadapan teman-temannya. Padahal anak kecil seringkali meniru, suka menuruti keinginannya serta suka mencari pengalaman baru.
Oleh karena itu, orang tua hendaknya berupaya agar anak berteman dengan teman-teman yang baik dan shalih, serta berasal dari keluarga yang baik. Di samping itu juga berupaya untuk memuliakan teman-teman si anak agar mudah memberi bimbingan dan arahan pada mereka dan mereka pun akan bersikap lembut di hadapan orang tua.
Bila suatu ketika orang tua mendapati anaknya berbuat kejelekan dan kerusakan, tidak mengapa orang tua berusaha mencari tahu tentang keadaan anaknya. Walaupun dengan hal itu mereka terpaksa melakukan salah satu bentuk perbuatan tajassus (mata-mata). Ini tentu saja dengan tujuan mencegah kejelekan dan kerusakan yang terjadi, karena sesungguhnya Allah k tidak menyukai kerusakan. Inilah kiranya sebuah kewajiban yang tak boleh dilupakan oleh setiap orang tua.
Hendaknya orang tua mengingat sebuah ucapan yang dituturkan oleh ‘Amr bin Qais “Sesungguhnya pemuda itu sedang tumbuh. Maka apabila dia lebih mengutamakan untuk duduk bersama orang-orang yang berilmu, hampir-hampir bisa dikata dia akan selamat. Namun bila dia cenderung pada selain mereka, hampir-hampir dia rusak binasa.”
- Menikahkannya
Bila sang buah hati telah memasuki usia siap nikah, maka nikahkanlah. Jangan biarkan mereka terus tersesat dalam belantara kemaksiatan. Do’akan dan dorong mereka untuk hidup berkeluarga, tak perlu menunggu memasuki usia senja.
Bila muncul rasa khawatir tidak mendapat rezeki dan menanggung beban berat kelurga, Allah berjanji akan menutupinya seiring dengan usaha dan kerja keras yang dilakukannya, sebagaimana firman-Nya,
“Kawinkanlah anak-anak kamu (yang belum kawin) dan orang-orang yang sudah waktunya kawin dari hamba-hambamu yang laki-laki ataupun yang perempuan. Jika mereka itu orang-orang yang tidak mampu, maka Allah akan memberikan kekayaan kepada mereka dari anugerah-Nya.” (QS. An-Nur:32)
Keselamatan iman jauh lebih layak diutamakan daripada kekhawatiran-kekhawatiran yang sering menghantui kita. Rasulullah dalam hal ini bersabda, “Ada tiga perkara yang tidak boleh dilambatkan, yaitu: shalat, apabila tiba waktunya, jenazah apabila sudah datang dan ketiga, seorang perempuan apabila sudah memperoleh (jodohnya) yang cocok.” (HR. Tirmidzi)
Apabila mati seorang manusia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : 1 sedekah jariah yang pernah ia lakukan, ilmu yang bermanfaat, atau anak yang shaleh yang mendoakannya “ Hadist Riwayat Muslim).
Sumber-Sumber Abu Abdillah ahmad Bin Al Isawi Ensikopledia Anak, 2011 Darus Sunnah Jakarta Timur Indonesia Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani Bulughul Maram Ed. Terjemahan. 2010 Akbarmedia Jakarta Syarah Riyadhahush Shalihin Jilid 1. Imam Nawawi Gema Insani 2010 Jakarta M. Ahmad Abdul Salim Hukum Mambaca Alquran Untuk Orang Mati Media Dakwah 2009 Jakarta Zaini Syahminan Arti Anak Bagi Seorang Muslim. 1992 Al-Iklas Surabaya Bacaan di Dunia Media,
Semoga Bermanfaat...!!!
Jadi Les Privat adalah lembaga privat yang memberikan pelayanan guru privat yang langsung datang ke rumah anda di pekanbaru dan sekitarnya. Guru Les Privat yang kami sediakan profesional, bersahabat dan berpengalaman dalam mengajar di bidangnya.
Bagi anda yang ingin mendaftar les privat dikota pekanbaru dan sekitarnya, caranya sangat mudah anda tinggal isi formnya klik disini.Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis, adapun pembayaran biaya les privat dilakukan tiap 2 minggu sekali ataupun diakhir bulan via transfer ke rekening owner Jadi Les Privat.Untuk detail besarnya biaya per pertemuan bisa anda klik di Biaya les privat.
Untuk lebih jelasnya anda bisa hubungi Kantor Pusat Jadi Les Privat untuk informasi les privat didaerah anda,karena kami mempunyai kantor perwakilan cabang didaerah anda.
|



















